Pada masa itu, Belanda memperkenalkan teknologi konstruksi yang baru. Ketika warga lokal bertanya kepada insinyur Belanda tentang cara membuat jembatan yang kuat, mereka mendapat jawaban "gunakan kepala (Use Your Head )" sambil menunjuk kepala mereka.

Baca Juga: Mistik: Teror Hantu Herlina Doyan Hisap Darah Haid Santriwati di Pondok Pesantren, Arwah Penasaran Tuntut Balas Dendam

Ini diartikan secara harfiah sebagai penggunaan kepala manusia, padahal maksudnya adalah penggunaan akal atau pengetahuan teknis.

Dalam praktik pembangunan jembatan di era penjajahan, insinyur Belanda bertujuan meningkatkan teknik konstruksi. Namun, kurangnya pemahaman menyebabkan munculnya cerita mitos. Warga lokal mengaitkan perintah tersebut dengan ritual pemujaan untuk kekuatan struktural jembatan.

Di awal tahun 2000-an, cerita ini sempat meresap ke dalam budaya populer. Kisah ini berkembang menjadi sebuah urban legend di kalangan masyarakat, dengan gambaran yang semakin dramatis dan menakutkan tentang ritual tumbal. Bahkan mobil jip dianggap sebagai kendaraan penculik, menambah ketakutan di masyarakat.