Festival yang dilaksanakan di Wangi-Wangi ini merupakan salah satu bagian dari Wakatobi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Menghadirkan pertunjukan seni, parade kostum, parade karia, perahu hias, panjat pinang, pertunjukan tari kolosal, dan tradisi kansonda’a.

Salah satu warga, Farid Shaputra, saat dihubungi Telisik.id, menjelaskan bahwa dalam festival ini, wisatawan maupun masyarakat yang turut serta menyaksikan serangkaian acara festival dapat mencicipi hidangan khas tanah Wakatobi, termasuk hidangan laut yang dapat dicoba di warung makan di sekitar tempat pelaksanaan festival.

Kegiatan wisata tahunan Festival Wakatobi Wave berhasil masuk dalam Karisma Even Nusantara (KEN) 2024 yang diluncurkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara, Belli Harli Tombili, mengungkapkan bahwa Festival Wakatobi Wave menjadi salah satu dari lima kegiatan unggulan yang diajukan. Festival ini telah dilaksanakan sejak tahun 2015 dan menampilkan tarian budaya Wakatobi secara kolosal serta pameran produk UMKM masyarakat setempat.

Pemilihan Festival Wakatobi Wave dalam KEN tidak lepas dari konsistensi pemerintah daerah dalam melaksanakan kegiatan ini secara rutin, melibatkan budaya lokal, serta partisipasi masyarakat.