Protokol dimaksud di antaranya adalah setiap jemaah diminta memakai masker sejak dari rumah. Jika ada gejala flu, demam, batuk serta memiliki penyakit akut sangat dianjurkan untuk tinggal di rumah.

Sedangkan untuk menghindari kerumunan dalam antrian, maka jemaah dianjurkan memasukkan alas kaki dalam kantong plastik yang bersih dan suci dari najis untuk selanjutnya ditaruh di dekat tempat salat masing-masing.

“Pendistribusian kartu kita sudah dibuka di masjid, sebagian juga bagikan kepada takmir atau pengurus masjid agar disosialisasikan,” ungkapnya.

Adapun yang bakal berkhotbah di masjid yang dibangun di atas Teluk Kendari dan menjadi salah satu ikon Sultra ini ialah, Ketua Dewan Masjid Sultra, Lukman Abunawas yang juga Wakil Gubernur Sultra.

“Untuk menjaga kekhusyukan dalam salat Idul Adha dan menjaga keamanan, kita sudah berkerjasama dan berkoordinasi dengan aparat kepolisian," tutupnya.