KENDARI, TELISIK.ID - Banyak orang yang tidak mengetahui bahwa salat adalah solusi dari semua masalah. Bahkan banyak Muslim yang mengetahui hal itu, tetapi enggan mendirikan salat, karena hatinya tertutup dari hidayah Allah.
Saat menghadapi masalah, yang pertama mereka pikirkan adalah mencari solusi kepada manusia. Misalnya dokter atau bahkan paranormal untuk mengobati penyakit; bertanya kepada psikolog atau psikiater untuk mencari jawaban terhadap persoalan yang menimpa keluarganya; atau mencari ahli keuangan untuk mengatasi masalah bisnisnya.
Salat sejatinya adalah sarana komunikasi umat Islam untuk berdialog, mengadukan dan menyampaikan segala keluhan dan persoalan dari persoalan hidup yang dihadapi. Banyak orang yang dilanda banyak masalah dan persoalan hidup, namun mereka berusaha menyelesaikannya sendiri menggunakan akal mereka yang sangat terbatas.
Manusia memang sering lupa, bahwa awal mula adanya masalah itu adalah hasil dari terbengkalainya tugas yang Allah berikan kepada kita. Jika kita merasa tidak mampu, maka tugas kita selanjutnya tinggal mengembalikan saja kepada Allah sambil mengadu bahwa kita tidak mampu.
Melansir kumparan.com, salat merupakan sistem proteksi dalam kehidupan seseorang. Jika salatnya baik, maka kehidupan dunia dan akhiratnya pun akan baik. Begitu juga sebaliknya, jika salatnya buruk, amburadul, tidak teratur dan bolong-bolong, maka kehidupan dunia maupun akhiratnya juga akan demikian sebagaimana ia memperlakukan salatnya.
