Suatu waktu beliau berkata kepada Bilal, “Ketenanganku ada pada salat.”

Aid Al-Qarni juga menjelaskan, “Jika hati terasa menyesak, masalah yang dihadapi terasa sangat rumit dan tipu muslihat sangat banyak, maka bersegeralah datang ke tempat salat, dan salatlah.”

Salat sebenarnya bukan semata ritual, ia sumber menyedot dan menyadap kekuatan Ilahiyah untuk setiap jiwa mampu menghadapi masalah dengan tenang, cerdas dan solutif. Sebab dalam salat ada masa di mana Allah sangat dekat pada seorang hamba, yakni di kala sujud.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa Rasûlullâh shallallaahu alaihi wasallam bersabda:

Baca Juga: Besarnya Keutamaan Sabar dalam Pandangan Islam