KENDARI, TELISIK.ID - Memperingati hari ibu yang tiap tahunnya jatuh pada 22 Desember, Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kota Kendari gelar Talkshow edukasi tentang bahaya LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) pada ibu-ibu pengajian dan mahasiswa.

"Pentingnya edukasi ini, agar mereka lebih mewaspadai tentang bahaya perkembangan LGBT dalam lingkungan keluarga dan juga mahasiswa sebagai penerus bangsa," kata Wa Ode Sri Wahyu S.Si., M.Si ketua panitia kegiatan.

Lanjut dia, apalagi penderita HIV  tiap saat semakin meningkat, berdasarkan  laporan yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan dan kebanyakan diakibatkan oleh adanya praktisi LGBT ini.

"Tentunya hal ini sudah menjadi bagian dari tugas Salimah untuk konsen dibidang perempuan, ibu dan anak dalam meningkatkan kualitas keluarga. Memberikan pemahaman tentang apa itu LGBT dan peran sosial kita di masyarakat, peran sebagai ibu dalam mendidik anak, agar anak itu berada pada fitrah seksualitasnya. Laki-laki sebagai laki-laki dan perempuan sebagai perempuan," tambah dia.

Kegiatan tersebut menghadirkan pemateri yakni, seorang penulis dan social influencer Arham Rasyid dan  seorang psikolog Nur Haerani Haeba.