“Dengan menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak usia dini, anak-anak akan memiliki pemahaman yang tertanam dalam alam bawah sadarnya. Ketika dewasa, mereka akan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan diharapkan mampu menekan angka kecelakaan, khususnya di kalangan pelajar,” jelasnya.
Baca Juga: BPMP Sultra Komitmen Tingkatkan Kualitas Data Dapodik
Dukungan juga datang dari para guru peserta kegiatan. Guru PAUD, Hasmiati, mengapresiasi pelaksanaan SALUD yang dinilai relevan dengan kebutuhan pembelajaran anak usia dini.
“Anak-anak belajar bukan hanya dari teori, tetapi dari kebiasaan yang ditanamkan sejak kecil. Dengan adanya SALUD, anak-anak dapat memahami cara berlalu lintas yang benar sejak dini, sehingga ketika dewasa nanti mereka sudah terbiasa tertib dan mengutamakan keselamatan,” kata Hasmiati.
Diketahui, program SALUD dilaksanakan melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan unsur pendidikan serta pemangku kepentingan di bidang keselamatan lalu lintas.
