Dikutip dari Meera.rebuplika.co.id, bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF) merupakan proses fertilisasi dimana dokter akan menggabungkan sel sperma pria dan sel telur wanita dan melakukan proses fertilisasi di dalam laboratorium atau di luar rahim.
Dalam metode ini, dokter akan mengambil sel sperma pria dan sel telur wanita dan akan menyuntikkan langsung sperma ke dalam sel telur agar pembuahan dapat terjadi.
Hasil fertilisasi kemudian akan dipantau dalam inkubasi laboratorium dan diawasi perkembangannya oleh dokter, apabila proses pembuahan berhasil, maka embrio akan terbentuk.
Baca Juga: 9 Cara Cepat Hamil Setelah Menstruasi, Jangan Seks Berlebih
Dokter kemudian dapat mengambil beberapa atau semua embrio yang berhasil mengalami pembuahan dan kemudian akan memasukkannya ke dalam rahim sehingga embrio dapat berkembang dengan baik di dalam rahim.
