Menurut Aldi Lamoito, majelis hakim tidak perlu takut dengan intervensi dan tekanan karena mereka tidak berdiri sendiri. Para mahasiswa berkomitmen untuk terus mengawal perkara ini hingga tuntas. Mereka menegaskan, keputusan hakim harus didasarkan pada fakta persidangan tanpa adanya intervensi yang tidak sah.
Dalam pertemuan dengan pihak PN Kendari, Ahmad Zainul, salah satu perwakilan mahasiswa, menyampaikan harapannya agar PN Kendari tetap tegak lurus. Ia berpesan agar majelis yang menangani perkara itu tidak takut terhadap intervensi dan tekanan yang mungkin muncul.
Baca Juga: PKC PMII Apresiasi Ketua Kadin Sulawesi Tenggara Dukung Kebangkitan Ekonomi Daerah
"Yang batil adalah yang batil, yang lurus adalah yang lurus. Kami akan terus mengawal perkara ini hingga tuntas," ungkap Ahmad Zainul.
Humas PN Kendari, Arya Putera Negara, menyambut baik aksi damai mahasiswa dan mengapresiasi dukungan mereka terhadap penegakan hukum. Terlihat mahasiswa menyerahkan setangkai mawar sebagai simbol solidaritas dan dukungan kepada pihak PN Kendari.
