Ketika masih terjebak macet, lanjutnya, dirinya sempat emosi lantaran tak ada satu petugas dari Dinas Perhubungan Kota Baubau yang mengatur arus lalulintas. Padahal seharusnya, segala dampak akibat dari kegiatan tersebut sudah terpikirkan jauh sebelumnya.
"Kita tau bersama bahwa ruas jalan kota ini sempit. Harusnya panitia HUT sudah mengantisipasi hal ini. Akhirnya tadi saya pintar arah," tambahnya.
Ia berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Artinya, panitia pelaksana lebih jeli lagi dalam mempersiapkan segala dampak yang terjadi akibat kegiatan Pemkot. Sehingga dalam pelaksananya, tak ada pihak yang dirugikan.
"Kalau bigini jadinya, terbengkalai semua urusan kita karena macet," harapnya. (A)
Reporter: Deni Djohan
