Pasalnya, ia mengaku bahwa keberadaan sampah di pinggiran laut jalan Bypass tersebut kebanyakan berasal dari sampah-sampah para pelaku UMKM. Hal tersebut diketahui dari hasil penelurusan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kendari.
Baca juga: H. Andi Merya Nur Resmi Pimpin Kolaka Timur, Bupati Perempuan Pertama di Sultra
Baca juga: Warga di Pinggiran Laut Diharap Aktif Jaga Pencemaran Air dari Sampah
“Karena itu mohon perhatiannya, khususnya warga yang ada di sekitaran laut untuk menjaga sampahnya,” pungkasnya.
Untuk diketahui, manfaat tanaman atau hutan mangrove secara umum adalah sebagai paru-paru dunia, sumber ekonomi, habitat flora dan fauna, hingga pengendali bencana. Biasanya hutan mangrove didominasi oleh tumbuhan berkayu dan tumbuh di sepanjang garis pantai dan subtropis.
