Berdasarkan data terbaru, timbulan sampah di Kota Kendari mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Jika sebelumnya volume sampah berada di kisaran 260 ton per hari, kini jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 350 ton per hari. Kondisi itu menunjukkan adanya tambahan beban pengelolaan yang harus diantisipasi melalui sistem yang lebih efektif.

Pemkot Kendari mengevaluasi sistem pengelolaan sampah setelah volume harian meningkat menjadi sekitar 350 ton per hari. Foto: Ist

 

"Kenaikan ini sekitar 94 ton per hari. Ini menjadi tantangan besar bagi kita semua untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah," ujar Siska Karina Imran.

Ia menegaskan bahwa penyelesaian persoalan sampah tidak dapat dibebankan hanya kepada satu perangkat daerah. Pengelolaan sampah memerlukan keterlibatan seluruh organisasi perangkat daerah, dukungan masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor agar target kebersihan kota dapat diwujudkan secara berkelanjutan.

Menurut Siska, forum evaluasi tersebut juga menjadi ruang untuk mengidentifikasi berbagai kekurangan yang masih ditemui dalam pelaksanaan program pengelolaan sampah. Pemerintah kota berharap setiap perangkat daerah memiliki persepsi yang sama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.