"Pada masyarakat agar tidak membuang sembarang agar menaati buang sampah di tempatnya. Jangan buang juga di selokan, dan di laut terus kita sampaikan ke lurah terutama daerah pesisir," katanya.
Baca Juga: DLHK Kendari Temukan Limbah Cair Fasyankes Tidak Terbuang ke IPAL
Baca Juga: Selama Pandemi, DLHK Kendari Prioritas Lakukan Pengawasan Lingkungan di Fasyankes
Sebelumhya, Sekretaris Daerah Kota (Sekot) Kendari, Nahwa Umar mengatakan, produksi sampah di Kota Kendari terus meningkat. Tahun ini, sekitar 260 per hari sampah yang diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Puuwatu. Dari jumlah itu, ada sampah yang diangkut dari wilayah perairan (laut). Tiap hari sekitar 1 ton didominasi sampah plastik.
"Seluruh elemen terutama masyarakat pesisir agar sadar untuk tidak membuang sampah di laut. DLHK tetap semangat mengatasi permasalahan sampah yang timbul baik di darat maupun di laut," tuturnya. (B-Adv)
