“Sekarang ini kita di Kali Anduonohu, kemudian Kali Kambu, Kali Mokoau, Kali Anawai, Anggoeya, Kali Wua-Wua, beberapa kali ini airnya sempat meluap dan merendam beberapa rumah setinggi mata kaki, namun semua sudah surut, seiring berhentinya hujan,” jelasnya.
Kepala Dinas PUPR Erlis Satya Kencana menyampaikan, kondisi kapasitas air yang tidak tertampung lagi di drainase-drainase akibat pembukaan lahan, sehingga tanah dan lumpur ikut terbawa saat curah hujan tinggi.
"Seperti di Kali Anduonohu itu luber air sampai di luar karena sampah yang begitu banyak bahkan pohon besar dan batang-batang bambu dan sampah plastik pada bagian bawah sehingga debit air keluar sampai di jalan raya," tutur Erlis. (A-Adv)
Penulis: Erni Yanti
Editor: Haerani Hambali
