Kemudian mengumpulkan sampah, mencuci atau membersihkan lalu siswa secara kreatif dan inovatif membuat karya yang dapat bermanfaat dan bernilai ekonomis.
Kepala SMPN 10 Kendari, Zamli mengatakan, kegiatan daur ulang sampah adalah bagian dari materi gaya hidup berkelanjutan anak-anak diajari bagaimana memanfaatkan barang-barang plastik bekas menjadi bermanfaat dan bernilai ekonomis.
"Hasil daur ulang dari sampah yang sudah dibuat siswa ini akan dipamerkan dan dipasarkan bila ada pameran-pameran atau kesempatan untuk memasarkan barang-barang hasil karya ini," ujar Zamli, Selasa (7/2/2023).
Selain itu, salah satu orang tua siswa Wa Ode Siti Aminah mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat karena siswa yang sudah tau dan mengerti cara mendaur ulang sampah plastik bisa menerapkan bukan saja di lingkungan sekolah tapi di rumah juga bisa.
Baca Juga: PKL Tolak Tarif Parkir di Bundaran Kantor Gubernur
