Pengusaha nasional ini menyebutkan, beberapa negara Asia memberi contoh bahwa campur tangan pemerintah yang cepat dan tepat berhasil mengendalikan pandemi, meskipun dengan cara mereka masing-masing.

Baca juga: Ibas Bandingkan SBY dan Jokowi, Pengamat: Ibarat Menyiram Cuka di Atas Luka

“Tiongkok dan Vietnam dengan sentralisme politik. Singapura dengan satu partai mayoritas. Sementara Korea Selatan dan Taiwan, yang punya jejak kediktatoran politik dalam sejarahnya, juga memberi ruang luas untuk kehadiran negara di masa krisis. Jepang bisa jadi pengecualian di antara negara-negara Asia Timur, tetapi mampu melewati pandemi karena budaya hidup yang sudah mengakar dalam masyarakatnya,” jelasnya.

Sementara itu, lanjutnya, Kuba menjadi negara yang sukses menangani COVID-19 di kawasan Amerika. Hal itu disebabkan sentralisasi politik dan melimpahnya tenaga medis sehingga Kuba menghadapi pandemi dengan tenang dan bahkan sempat mengirimkan tenaga medis ke Eropa.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini pun mencontohkan, kisah sukses pada negara-negara lainnya, seperti Selandia Baru, Jerman dan Finlandia yang mana di ketiga negara itu dipimpin oleh perempuan.