Sudah saatnya kita berhenti bersikap naif dan mulai mengadopsi kejujuran berpikir ala Bung Karno: melihat olahraga apa adanya—sebagai arena pertarungan kekuasaan, kapital, dan pengaruh global. Ketika kita menerima kenyataan ini, kita tidak akan lagi terkejut oleh keputusan-keputusan absurd FIFA, melainkan kita akan melihatnya dengan kepala tegak sebagai bagian dari realitas politik dunia yang harus kita lawan dan kritisi tanpa henti. (*)

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS