"Sebebarnya bagi masyarakat yang sangat mbutuhkan dapat memanfaatkan atau mengganti santan kemasan menggunakan santan kelapa parut," sarannya, Rabu (26/3/2025).

Ibnu Yasin belum mengetahui secara pasti penyebab kelangkaan produk milik PT Riau Sakti United Plantation tersebut. Pemkab Kolaka Utara tengah mencari solusi langkah yang akan dilakukan untuk menormalkan harga.

"Kami juga paham penyebab kelangkaan, untuk sementara masih mencari solusi langkah yang mesti dilakukan," ujarnya.

Meski pasokan santan kemasan langka, Yasin memberi garansi stok pangan Kolaka Utara masih aman hingga dua bulan ke depan.

Baca Juga: Pasar Murah Baubau Diserbu Warga, Pemkot Subsidi Rp 350 Juta