"Kami sangat menyayangkan prilaku keji dan tidak manusiawi ini justru dilakukan oleh anak santri dan bahkan kejadiannya ada di dalam lingkungan ponpes," lanjut akun Ilmu Tani.
Pemilik akun menyatakan kecewa dan meminta Polres Kolaka Utara mengusut tuntas kejadian tersebut. Dia juga meminta Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara dan Kemenag mengevaluasi Ponpes Al-Islam Meeto.
Baca Juga: Wali Kota Baubau Butuh Dukungan Pemprov Sultra Percepat Pembangunan Kepton
"Sebagai pihak keluarga kami sangat kecewa dengan kejadian yang menimpah adik kami A. Muhammad Reski Malik. Olehnya itu kami meminta kepada pihak yang berwajib dalam hal ini POLRES Kolaka utara agar mengusut tuntas kejadian ini dan kepada Pemerintah Kab. Kolaka utara yakni Kepala Departemen Agama kolaka utara untuk segera mengevaluasi yayasan Al,lslam me,to," pintanya.
Hingga berita ini tayang belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian dan keluarga korban. Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun telisik.id, korban saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Djafar Harun Lasusua.
