Sampai saat ini, tim sedang membawa jenazah korban ke rumah sakit daerah setempat untuk segera diberikan kepada pihak pesantren tempat korban menimba ilmu di Kabupaten Mandailing Natal.
"Dengan penemuan jasad santri tersebut, operasi ini dinyatakan selesai dan ditutup," terangnya.
Terpisah, Koordinator Unit Siaga SAR Mandailing Natal, Muhammad Rizal Rangkuti menambahkan bahwa korban ditemukan sejauh 20 kilo meter dari tempat dinyatakan hanyut.
Baca Juga: Seorang Pria di Kendari Dianiaya Hingga Urat Nadi Putus
"Jadi, sebelum dinyatakan hanyut, korban sedang mandi bersama dengan temannya. Nahas, dia terseret derasnya arus sungai. Sedangkan teman-temannya memberikan informasi kepada pengurus pesantren dan akhirnya informasi itu sampai kepada kami di Mandailing Natal. Korban ditemukan sejauh 20 km dari lokasi awalnya," ungkapnya.
