"Adik saya ini siswa pondok pesantren Tahfidzul Qur'an Darur Raihanun NW, dinyatakan hilang dari pondok pesantrennya sejak Minggu 25 Februari 2024. Anehnya pihak pesantren baru menginformasikan ke pihak keluarga setelah 3 hari paska hilangnya adik saya tepatnya pada Selasa malam 27 Pebruari 2024 pkl 18:33 Wita," ungkapnya.
Ia menjelaskan, dari pihak pesantren beralasan baru sempat mengabari karena sibuk dengan banyaknya kegiatan di pesantren kala itu.
Baca Juga: Bikin Geger: Sidat Emas Ditemukan Warga di Sungai Rawa Aopa Konawe Selatan
"Berbagai cara dan upaya telah diusahakan termasuk melapor kepada kepolisian dan pemimpin wilayah setempat, namun tetap saja belum ditemukan hingga detik ini sama sekali, belum mendapatkan titik terang mengenai posisi dan kondisi adik saya itu," tutupnya.
Hingga berita ini dibuat, Tim Telisik.id masih mengumpulkan informasi dari pihak Polsek Ranomeeto hingga Polresta Kendari, serta menelusuri lebih jauh dari pihak pesantren guna memastikan kronologi hilangnya santri malang tersebut. (C)
