Baca Juga: Ukraina Bantah Pesan Damai Zelensky ke Putin Lewat Jokowi
Harga tersebut terbilang sangat mahal. Padahal, saat itu Wisanggeni belum pernah mengikuti kontes apa pun.
"Waktu itu belum menang kontes, belum punya prestasi. Jadi ada kisah. Lebaran Haji lalu itu mau dijual, sudah di DP tapi enggak jadi," tutur Joko.
"Mungkin ada ledekan, jadi dia punya target sapi ini harus terjual segini (Rp 200 juta) kalau enggak laku ya terserah. Akhirnya deal di 200," paparnya. (C)
Penulis: Ibnu Sina Ali Hakim
