Brunei memang dikenal memperlakukan perempuan dengan baik dalam politik. Dari negara-negara ASEAN lainnya, kesenjangan gender di Brunei dalam bidang politik menempati posisi terendah menurut World Economic Forum, 2018.

Ketimpangan gender di negara dengan sistem pemerintahan kesatuan Islam monarki absolut itu juga, terendah ke dua di ASEAN, setelah Singapura. Data ini menurut Badan Pusat Statistik, 2018. Sementara negara kita, Indonesia, tertinggi ke empat, setelah Kamboja, Laos, dan Myanmar.

Masihkah kita memilih membalas jasa manusia yang melahirkan peradaban dengan pendidikan yang rendah? Masihkah kita harus mengungkung mimpi perempuan sekadar dapur-sumur-kasur? (C)

Reporter: Haidir Muhari

Editor: Fitrah Nugraha