BUTON UTARA, TELISIK.ID - Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Buton Utara (Butur), dr Muh Ali Badar mengatakan, masyarakat hanya diwajibkan untuk vaksin, sedangkan pemerintah daerah akan menyiapkan aplikasi PeduliLindungi pada pos-pos perbatasan.

Pada aplikasi PeduliLindungi itu, kata Ali Badar, seperti halnya untuk pengecekkan status vaksin, misalnya pada orang yang akan bepergian melalui penerbangan, atau pada tempat-tempat tertentu.

Ia menerangkan, biasanya masyarakat yang telah divaksin lupa untuk menginput datanya di aplikasi PeduliLindungi.

"Hanya dibuatkan manual, akhirnya kasihan masyarakat. Jadi sengaja dibuatkan supaya terinput semua," ujarnya, Sabtu (19/3/2022).

Hanya saja, kata Ali Badar, terkadang beberapa orang, mungkin karena kendala Nomor Induk Kependudukannya (NIK) tidak aktif atau hal lainnya, sehingga datanya tidak terbaca di PeduliLindungi.