Namun selang beberapa hari, pasien mengalami gejala medis tambahan yakni batuk, sesak nafas dan kemudian dilakukan rapid tes. Alhasil, pasien tersebut positif COVID-19.

Baca juga: Bupati Muna Usul PSBB

Ketua IDI Kota Kendari mengingatkan kepada warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang berusia diatas 50 atau 60 tahun dengan penyakit penyerta yang lain atau penyakit humorbit yang lain.

"Karena yang kita dapatkan pasien PDP atau pasien yang terkonfirmasi positif dan meninggal itu semua dengan penyakit homorbit," tambah Alghazali.

Alghazali mengungkapkan total PDP sampai dengan saat ini berjumlah 30 orang, 28 orang diantarnya telah dinyatakan selesai dan dua orang masih berstatus PDP.