Baca juga: Putus Rantai COVID-19, Masyarakat Diminta Jujur dan Kooperatif
Sebelumnya, pada tanggal 23 April 2020 di RS Santa ana telah dilakukan rapid test pertama dengan hasil non-reaktif.
Kemudian, pada tanggal 5 Mei 2020, kembali dilakukan rapid test kedua dan pada tanggal 7 Mei 2020, dilakukan swab tes tenggorokan dan hasil swab keluar 13 Mei 2020, menunjukkan hasil positif.
"Keadaan pasien pada 13 Mei 2020 semakin memburuk dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia," tambahnya.
Untuk perlakuan terhadap jenazah ditangani berdasarkan protokol kesehatan COVID-19.
