"Infeksi paru itu disebabkan oleh virus," sebutnya.
Jenazah pasien itu, selanjutnya dimakamkan secara protokol COVID-19 oleh Tim Satgas bersama aparat Polres Muna di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Warangga.
Kini, jumlah pasien COVID-19 yang menjalani perawatan di RS sembilan orang. Tujuh dewasa dan dua anak-anak. Karena, wabah COVID-19 masih terus mengancam nyawa manusia, Wahid berpesan agar mewaspadai jangkitan virus dengan mematuhi protokol kesehatan.
"Caranya wajib pakai masker, jangan berkumpul dan cuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir," pesannya.
Reporter: Sunaryo
