Dokter Lukman juga mengatakan, seharusnya hari ini pasien tersebut melakukan tes swab, akan tetapi pasien sudah meninggal dunia.
"Sejak pasien ini masuk dilakukan prosedur pemeriksaan rapid tes, dan hasilnya reaktif. Pasien ini memang dijadwalkan hari Kamis melakukan tes swab, tetapi pasiennya sudah duluan meninggal. Jadi, tidak lagi kami lakukan tes swab. Nanti selanjutnya tes swabnya akan dilakukan pada keluarga-keluarga dekat korban, misalnya suaminya itu tidak lagi dirapid tes tetapi sudah langsung diswab," jelas dr. Lukman.
Lebih lanjut, dr. Lukman juga mengatakan bahwa, kerabat pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan dari zona merah.
"Dari penyelidikan epidemologi yang ada, pasien memiliki riwayat perjalanan dari Ambon 4 bulan yang lalu. Tetapi ternyata suaminya baru 10 hari yang lalu tiba di Baubau dari Ambon," ujar dr. Lukman.
dr. Lukman menambahkan pasien disemayamkan mengikuti potokol COVID-19.
