Rahedin mengatakan bahwa sejak Pra PON XXI terdapat empat atlet yang mempersiapkan diri.
“Seharusnya yang berangkat itu empat (atlet) karena kan kita tim atau regu. (Tapi) Total yang berangkat (hanya) tiga orang,” kata Rahedin.
Rahedin mengaku sempat dihubungi oleh pengurus PTMSI untuk mengikuti PON. Namun, mengetahui hanya tiga petenis meja yang dibiayai untuk berangkat sehingga ia lebih mendorong juniornya untuk diberangkatkan dan dirinya memilih mundur.
“Saya dihubungi pertama untuk mengisi kuota ketiga itu, berarti ada Junior saya yang harus ditendang dari tim dan saya kan pernah posisi sebagai junior jadi saya paham psikologi junior semangatnya ingin ikut sangat tinggi. Kalau saya ego untuk ikut kasihan mereka masih muda, saya sampaikan kepada PTMSI dan menyatakan mundur,” tuturnya.
Rahedian menyatakan turut prihatin dengan kondisi ini, meski dia mendorong petenis meja junior yang diberangkatkan ke PON XXI.
