"Data-data diri, karena mereka memang kebetulan tidak membawa identitas sehingga data itu tidak ada. Tapi, kami sedang melakukan penelusuran dengan dibantu atase polisi juga untuk mengetahui asal dari mana, lalu siapa keluarganya, namanya, bekerja di mana, seperti itu," jelasnya.

Christina menambahkan, Kementerian P2MI telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk mendorong akses kekonsuleran agar bisa menjenguk para korban. Dari lima korban, satu orang meninggal dunia, sementara empat lainnya mendapatkan perawatan di beberapa rumah sakit.

"Ada beberapa rumah sakit, ada tiga orang di rumah sakit daerah Selangor dan satu lagi juga di rumah sakit yang dekat juga dengan Tanjung Rhu ini, sama masih di Selangor juga," ungkapnya. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Fitrah Nugraha