"Jadi inilah salah satu budaya kita, yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah kehidupan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia," ucapnya.
Budaya suatu daerah tentu mempunyai ciri khas yang membedakan dengan daerah lainnya, bahkan terkadang hampir sama namun penyebutan untuk tradisi tersebut yang berbeda.
"Seperti nyawer dan Pasali tadi, tidak lain dilakukan sebagai wujud rasa bahagia, syukur, dan saling berbagi rezeki, tanpa ada batasan nilai yang diberikan kepada masyarakat," jelasnya.
Olehnya, orang nomor satu di jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulawesi Tenggara ini pun meminta kepada semua pihak tanpa terkecuali, untuk bijak dalam menanggapi video yang sengaja dibagikan secara berulang-ulang tersebut, karena bisa menimbulkan keengganan pejabat atau pihak-pihak lainnya, yang ingin meluapkan kebahagian dan rasa syukur dengan berbagi kepada masyarakatnya dalam sebuah peringatan atau pesta bersama rakyat.
"Jadi kami berharap kepada semua pihak, untuk bijak dalam menanggapi video tersebut. Positiflah dalam memandang video tersebut, sebab Pak Gubernur bisa mengajak pejabat lainnya melakukan hal yang sama dalam memberikan rasa gembira kepada masyarakatnya," bebernya.
