Dari 7 unit WC yang dimiliki, kata Hartini, sudah dipisah masing-masing 4 unit untuk siswa laki-laki dan 3 unit bagi siswa perempuan yang digabung dengan guru.

?”Jadi dengan jumlah siswa sebanyak 700 lebih di tahun ini, kami rasa masih perlu untuk penambahan WC lagi, karena 1 WC itu dipergunakan kurang lebih sebanyak 50 siswa maupun siswi, termasuk masih kurangnya juga meja dan kursi belajar," beber Hartini.?

Menurut Hartini, pihak sekolah telah mengajukan permohonan bantuan untuk memenuhi fasilitas yang dibutuhkan, namun hingga saat ini masih belum terealisasi.?

?SDN 78 Kendari memiliki enam belas ruang belajar yang saat ini masih mencukupi untuk menampung siswa yang terbagi dalam 28 rombel (rombongan belajar).

Proses belajar-mengajar dimulai pukul 07.00 hingga 15.00 Wita untuk siswa, sementara guru dan staf sekolah melanjutkan kegiatan hingga pukul 16.00 Wita.