“Melalui PBL, siswa tidak hanya menerima materi secara pasif, tapi mereka dilatih untuk memahami, meneliti, dan menyelesaikan permasalahan secara langsung. Ini bagian dari upaya kami agar prestasi mereka lebih merata di semua bidang,” tambah Zainuddin.
Dari segi fasilitas, sekolah juga mulai memperkenalkan sistem ujian berbasis digital. Beberapa siswa telah menjalani ujian menggunakan perangkat elektronik sebagai bagian dari adaptasi teknologi dan peningkatan literasi digital.
Baca Juga: Jualan Pisang Nuget Beragam Toping, Raup Keuntungan Puluhan Juta Rupiah
“Kami ingin siswa siap menghadapi tantangan zaman. Digitalisasi ini bukan hanya soal alat, tapi soal kesiapan berpikir dan beradaptasi,” jelasnya.
Dengan strategi pengembangan yang seimbang antara akademik dan non akademik, SDN 105 Kendari menargetkan prestasi siswa ke depan tidak hanya terpaku pada olahraga, tetapi juga tumbuh dalam dunia sains, teknologi, dan kreativitas.
