Selain coding, sekolah juga merencanakan pengenalan AI melalui kegiatan yang dekat dengan dunia anak. Materinya dapat dikemas dalam bentuk permainan, aktivitas grafis, dan kegiatan kreatif sehingga murid dapat mengenal dasar-dasar AI sambil belajar.
Asni berharap pengenalan teknologi sejak dini menjadi bekal bagi murid ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Namun, pemanfaatan teknologi tetap diarahkan untuk mendukung proses belajar dan kreativitas murid.
“Saya ingin anak-anak dalam bermain tetap berkreasi. Tidak hanya bermain semata, tetapi learning by doing, belajar sambil melakukan,” tuturnya.
Selain penguatan teknologi, SDN 23 Kendari menyiapkan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan ramah anak. Murid didorong untuk tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga bermain, bergerak, bekerja sama, dan menghasilkan karya.
Sekolah juga merencanakan pembelajaran di luar kelas secara berkala, seperti kunjungan ke perpustakaan daerah, kebun raya, museum, dan sejumlah lokasi di Kota Kendari.
