KENDARI,TELISIK.ID - Kondisi fasilitas pendidikan yang kurang memadai masih dirasakan di Kota Kendari. Salah satunya di SD Negeri 30 Kendari yang mengalami kekurangan ruang kelas hingga kerusakan bangunan.

Berdasarkan data profil sekolah, SDN 30 Kendari memiliki 237 siswa yang terbagi dalam 9 rombongan belajar (rombel), namun hanya memiliki 7 ruang kelas. Akibatnya, ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) terpaksa dialihfungsikan menjadi ruang kelas untuk menampung kegiatan belajar mengajar.

Tidak hanya kekurangan ruangan, sejumlah fasilitas juga mengalami kerusakan. Mulai dari kusen pintu dan jendela yang catnya terkelupas dan sebagian rusak sedang, hingga sistem drainase limbah yang tertutup tanah sehingga air menggenang. Toilet siswa pun terbatas, hanya tersedia 4 unit untuk ratusan siswa, sementara toilet guru 2 unit.

Kepala SDN 30 Kendari, Starni, saat ditemui di sekolah, Senin (26/10/2026), mengatakan kondisi ini sudah berlangsung cukup lama.

"Jumlah siswa kami terus bertambah setiap tahun, tapi ruang kelas tetap 7. Jadi satu ruangan UKS kami pakai untuk kelas. Anak-anak agak berdesakan kalau belajar, apalagi saat siang hari ruangan jadi panas," ujarnya.