KENDARI, TELISIK.ID - SDN 52 Kendari saat ini mulai melakukan berbagai pembenahan di lingkungan sekolah, dengan fokus utama pada persoalan kesiswaan, khususnya pencegahan bullying atau perundungan antar siswa yang belakangan menjadi perhatian serius di dunia pendidikan.
Sebagai sekolah dengan jumlah siswa sekitar 800 orang, SDN 52 Kendari menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan peserta didik.
Kepala SDN 52 Kendari, Agustina menegaskan, pengawasan terhadap siswa tidak hanya menjadi tanggung jawab guru, tetapi melibatkan seluruh stakeholder sekolah.
“Pengawasan ini bukan hanya tugas guru, tetapi semua unsur sekolah harus terlibat. Kita saling mengawasi demi melindungi anak-anak dari maraknya pembulian,” ujarnya saat diwawancarai di sekolah, Rabu (12/2/2026).
Dari sisi sarana dan prasarana (sapras), pihak sekolah bersyukur karena fasilitas yang ada tergolong memadai. Namun demikian, masih terdapat beberapa kebutuhan yang perlu ditingkatkan, seperti penambahan ruang belajar, renovasi gedung yang sudah layak diperbaiki, serta penambahan rombongan belajar (rombel).
