Saat ini, SDN 52 Kendari memiliki 24 rombel, jumlah yang dinilai masih belum ideal jika disesuaikan dengan jumlah siswa. Kekurangan ruang kelas menyebabkan penerapan sistem belajar bergilir, yakni kelas pagi dari pukul 07.00 hingga 12.45 Wita dan kelas siang hingga pukul 17.00 Wita.

“Kami masih membutuhkan sekitar empat rombel tambahan agar proses belajar mengajar bisa berjalan lebih optimal,” jelasnya.

Baca Juga: SDN 81 Kendari Dorong Prestasi dan Pembenahan Fasilitas, Aktifkan Ekstrakurikuler Pencak Silat

Pihak sekolah pun berencana berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan sebagai atasan langsung untuk mendukung pengadaan sarana dan prasarana tersebut, termasuk kemungkinan peningkatan gedung sekolah.

Dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, kepala sekolah memulai dari pembiasaan positif. Salah satu program yang kini dijalankan adalah gerakan literasi dengan membaca selama 15 menit sebelum kegiatan belajar dimulai.