Baca Juga: SDN 7 Kendari Tingkatkan Keamanan dan Potensi Siswa di Bawah Kepemimpinan Ruwaedah
Selain musik bambu, SDN 6 Kendari juga berupaya menghidupkan kembali seni Lulo tradisional, tarian khas Sultra yang sarat nilai kebersamaan. Berbeda dengan Lulo kreasi yang telah mengalami banyak modifikasi, pihak sekolah menekankan pengajaran Lulo tradisional yang murni sesuai pakem lama, agar keaslian dan nilai filosofisnya tetap terjaga.
“Karena kemarin kami baru selesai rapatkan, kami menyepakati akan membuat program baru yaitu tim tari tradisional Lulo. Sekarang kan lulo itu sudah modern dan banyak dimodifikasi, jadi kami ingin mengajarkan ke siswa sekaligus memperkenalkan tarian Lulo tradisional yang benar-benar murni agar generasi kita juga bisa tahu identitas tarian Lulo sebelumnya seperti apa,” terangnya, Senin (2/2/2026).
Tidak hanya berfokus pada seni dan adat, sekolah juga turut menjalankan program pendukung pembentukan karakter, seperti mengaktifkan kembali kegiatan Pramuka serta pendidikan etika.
Melalui program ini, siswa dibiasakan berkomunikasi dengan bahasa yang sopan dan berperilaku santun, baik di lingkungan sekolah maupun di luar.
