“Anak-anak yang awalnya belum percaya diri sekarang mulai tertarik untuk tampil. Setelah melihat temannya ikut lomba dan mendapat apresiasi, mereka juga ingin mencoba,” katanya.
Rahmatia menambahkan, sekolah berencana mengadakan lomba berpidato sebagai bagian dari pengembangan kemampuan berbicara dan keberanian siswa. Kegiatan tersebut direncanakan pada akhir semester agar tidak mengganggu proses pembelajaran.
Meski memiliki cukup banyak buku cerita di perpustakaan, minat siswa untuk membaca secara mandiri masih perlu ditingkatkan. Karena itu, sekolah berupaya membuat kegiatan literasi lebih terarah dengan melibatkan guru dalam memantau pemahaman siswa terhadap bacaan.
Selain literasi dan numerasi, SDN 63 Kendari juga menjalankan kegiatan Pramuka untuk membentuk keberanian, tanggung jawab, kepemimpinan dan kedisiplinan siswa. Kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana penguatan karakter di luar pembelajaran kelas.
Di bidang nonakademik, salah seorang siswa SDN 63 Kendari berhasil meraih juara tiga dalam lomba taekwondo di Yogyakarta. Prestasi tersebut diraih atas nama pribadi setelah siswa mengikuti latihan taekwondo di luar sekolah.
