Tujuh kebiasaan tersebut diterapkan melalui kegiatan yang berbeda setiap hari. Senin, siswa mengikuti upacara sebagai pembiasaan disiplin dan tanggung jawab, Selasa mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat, Rabu melaksanakan kegiatan membaca atau literasi di kelas, Kamis kembali mengikuti senam, sedangkan Jumat diisi dengan membaca Yasin dan shalawat.
Dalam kegiatan literasi, siswa membaca buku yang tersedia di sekolah. Khusus siswa kelas V dan VI, mereka diarahkan membuat jurnal bacaan yang memuat judul buku, tokoh, serta ringkasan isi bacaan, kemudian sesekali menceritakannya kembali kepada adik kelas.
Selain kegiatan tersebut, sekolah juga membiasakan siswa menjalankan aktivitas keagamaan melalui membaca dan menghafal Al-Qur’an.
Siswa yang belum lancar membaca mendapatkan pendampingan dari guru agar kemampuan membaca Al-Qur’an mereka terus berkembang.
Pembiasaan juga diarahkan pada pembentukan karakter dalam keseharian. Guru terus mengingatkan siswa untuk berbicara sopan, menghormati guru dan orang tua, serta menghindari kebiasaan berbicara kasar.
