“Masing-masing jenjang ada tiga rombel, A, B, C. Karena ruang terbatas, masuknya bergantian. Bahkan ada kelas yang pulang jam 11, lalu dilanjutkan kelas berikutnya,” ungkapnya.
Sekolah masih membutuhkan delapan ruang kelas baru (RKB) untuk menunjang kegiatan belajar mengajar secara optimal. Mengingat lahan yang terbatas, solusi yang memungkinkan adalah pembangunan lantai dua.
Selain ruang kelas, perbaikan fasilitas juga telah dilakukan, seperti rehabilitasi dan pemisahan toilet guru dan siswa yang sebelumnya menyatu.
“Kami sudah melakukan pemeliharaan WC dan memisahkan toilet guru dan siswa agar lebih nyaman,” katanya.
Kemudian memasuki bulan Ramadan, SDN 81 Kendari juga menanamkan nilai kepedulian sosial kepada siswa. Sekolah berencana menggalang donasi sederhana seperti mi instan dan beras untuk disalurkan kepada keluarga kurang mampu atau pesantren.
