KENDARI, TELISIK.ID – Meski kekurangan 6 ruang kelas belajar, SDN 97 Kendari terus berusaha memaksimalkan proses pembelajaran dua shift, yaitu masuk pagi dan siang. Dari 12 rombongan belajar (rombel) yang ada, sekolah ini hanya memiliki 6 ruang kelas belajar.
Kepalah SDN 97 Kendari, Nur Aidah, S.Pd.,M.Pd, mengatakan kondisi ini membuat pihak sekolah harus menerapkan sistem pembelajaran pagi dan siang agar seluruh siswa tetap mengikuti proses pembelajaran dengan baik.
Kendati begitu, SDN 97 Kendari menerima kabar baik setelah pemerintah menyetujui pengajuan proposal rehabilitas empat ruang belajar yang rencananya akan mulai dikerjakan pada Agustus 2026.
“Sudah ada persetujuan untuk rehab empat ruang kelas belajar. Kami berharapa agar pengerjaannya bisa segera dimulai, mengingat dalam proses pengerjaan tersebut siswa-siswa kami harus dipindahkan ke tempat lain untuk sementara waktu,” kata Nur Aidah, Senin (27/7/2026).
Baca Juga: Maharani Mart 3 Kendari Buka Lowongan Kerja Pramuniaga, Simak Persyaratannya
