Selain itu, kawasan laut natuna merupakan kawasan penyeberangan kapal laut. Belum lagi, dasar lautnya mengandung minyak.

"Sejauh ini, kalau dilihat dari letaknya, seharusnya yang berdekatan dengan laut natuna kan Filipina. Kalau Cina itu jauh. Logikanya, yang harusnya berambisi itu Filipina, bukan cina," ungkapnya.

Berdasarkan konferensi internasional UNCLOS (Konvensi Hukum Laut Internasional) tahun 1982, menyatakan bahwa natuna yang sekarang ini batasnya dilanggar adalah merupakan Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia, berdasarkan keputusan UNCLOS tahun 1912. dan itu adalah kawasan laut Indonesia yang disebut PBB bebernya.

Konflik antara pemerintah Cina dengan Indonesia terkait Laut natuna memiliki cerita panjang. Telah tercatat sejak 2016 hingga saat ini, persoalan ini seakan hilang-timbul.

Sejumlah faktor melatarbelakangi konflik tersebut. Di antaranya, masuknya kapal cina ke Laut Natuna tanpa izin maupun perubahan nama Laut Cina Selatan menjadi Laut Natuna Utara.