KENDARI, TELISIK.ID - Sebelum memutuskan menjadi seorang mualaf, Marcelino Chandra mengaku telah lama penasaran dengan agama Islam.

Pemuda kelahiran Kendari 21 juli 2000 ini menceritakan bahwa ia sebenarnya sudah mengenal Islam sejak masih kecil.

Hal ini di karenakan orang tuanya yang berbeda agama. Dimana ibunya beragama Islam dan ayahnya beragama Kristen.

Ia yang kala itu duduk di kelas 6 SD selalu bertanya-tanya mengapa setiap pelajaran agama Islam dimulai, ia diberitahu bahwa dirinya tidak harus mengikuti kelas tersebut.

Berawal dari hal itu, berlanjutlah hingga ia merasa ada yang mengganjal perasaannya saat hendak ke gereja setiap hari minggu bersama ayah dan kakak perempuannya.