KENDARI, TELISIK.ID - Danu Widi Rahayu, wanita 23 tahun yang memutuskan menjadi mualaf dengan dukungan dari lingkungan pergaulan sehari-hari.

Widi mengaku, sebelum menjadi mualaf, setiap berkumpul dengan teman dan ada yang membawa Al-Qur'an, ia suka membaca arti ayat-ayat dari kitab suci tersebut.

Tapi kata dia, hanya sekedar membaca karena belum paham sama sekali mengenai Agama Islam.

"Kaya saya rasa adem saja, ada angin-angin masuk begitu," katanya, Minggu (12/12/2021).

Ia mengatakan, teman dekatnya mayoritas beragama Islam. Ia tetap bergaul dengan teman non muslimnya tapi tidak seakrab dengan yang muslim.