Komentar ini menuai perhatian publik. Salah satunya Ketua Aliansi Pemuda Demokrasi (Aldem) Baubau, Jasmin. Pemuda asal Desa Boneatiro, Kecamatan Kapontori ini sangat menyayangkan pernyataan Asisten 1 Buton, Alimani.

Baca Juga: Mulai Dibangun, Patung Oputa Yi Koo Jadi Ikon Sejarah Bangsa

Menurutnya, hal itu sangat tidak wajar. Apalagi dilakukan oleh pejabat daerah.

"Sekarang kita mau tanya, apa maksudnya kalimat, watak kasoami dan kabuto ini? Kan kita tahu bahwa kabuto dan kasoami ini makanan pokok orang tua kita dulu. Jadi wataknya orang tua dulu juga sama seperti apa yang dia pikirkan? Kan ini bentuk penghinaan kepada kami masyarakat Buton, Kapontori pada khususnya," kesal mantan Ketua LMND Baubau ini.

Menurutnya, pernyataan Alimani tersebut diduga kuat telah mengandung unsur penghinaan. Dan hal ini tidak boleh dibiarkan. Apalagi ini menyangkut para leluhur kami di Kapontori pada khususnya dan Buton pada umumnya.