Pekerjaan rumah selanjutnya yang dimiliki oleh pemkot adalah maraknya pembusuran yang melibatkan anak-anak remaja, seperti yang diungkapkan oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Saemina mengaku, jika kalangan pelajar yang menjadi pelaku pembusuran adalah kaum remaja yang masih usia sekolah.
Baca Juga: Penjual Terompet dan Petasan Raup Untung Jutaan Rupiah Jelang Pergantian Tahun
"Para remaja yang menjadi pelaku pembusuran adalah didominasi anak remaja yang masih berada di SMP dan yang paling muda itu kisaran kelas 6 SD," tuturnya, Sabtu (31/12/2022).
Selain itu beberapa program yang akan direncanakan pada 2023 mendatang adalah peran pelaku usaha UMKM yang berada di wilayah Kota Kendari dan sekitarnya, bahkan dalam hal ini pemkot akan memanfaatkan area eks MTQ sebagai pusat kuliner panganan lokal khas Sulawesi Tenggara. Ia juga akan memaksimalkan pemanfaatan pasar-pasar tradisional dan modern yang ada di Kota Kendari.
Meski begitu, Asmawa Tosepo selaku Pemerintah Kota Kendari beserta para OPD berjanji pada 2023 akan melaksanakan semua permasalahan dan pekerjaan rumah yang masih menjadi tugas besar pemkot tersebut. (A)
