KONAWE UTARA, TELISIK.ID - Dampak aktivitas pertambangan di wilayah hulu Routa, Kabupaten Konawe, disebut telah dirasakan masyarakat di wilayah hilir Sungai Lalindu sejak lama. Salah satu wilayah yang terdampak adalah Desa Wawonsangi, Kecamatan Wiwirano, Kabupaten Konawe Utara.
Masyarakat setempat menyoroti sedimentasi yang terbawa dari wilayah hulu dan masuk ke aliran Sungai Lalindu hingga menyebabkan pendangkalan sungai dan Rawa Molara.
Rawa Molara selama turun-temurun menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat. Kawasan rawa dan sungai dimanfaatkan warga untuk aktivitas pertanian, perkebunan, perikanan serta berbagai kebutuhan kehidupan sehari-hari.
Seiring meningkatnya sedimentasi, warga mengeluhkan terjadinya pendangkalan pada badan sungai dan rawa. Material sedimen juga disebut meluap dan masuk ke area persawahan serta perkebunan masyarakat.
Kondisi tersebut dinilai tidak hanya mengurangi fungsi ekologis Rawa Molara, tetapi juga mengancam sumber penghidupan masyarakat yang bergantung pada ekosistem sungai dan rawa.
