Selain itu, melon di Jepang merupakan bisnis yang sangat diseriusi. Beberapa petani bahkan telah menekuni bisnis melon ini selama puluhan tahun.
Semua pekerjaan dilakukan sepenuhnya dengan tangan untuk mendapatkan kualitas rasa dan penampilan yang sempurna.
Saat buah menjadi lebih besar, para petani membungkus melon-melon itu dengan kertas putih untuk melindunginya.
Setelah pola jaring pada melon berkembang, setiap buah bahkan dipijat dan dipoles dengan tangan kemudian, membungkusnya kembali agar terlindung dari matahari selama periode pertumbuhan terakhirnya.
Meski harga yang dipatok tergolong mahal, namun konsumen bersedia membayar mahal untuk memastikan bahwa hadiah mereka sempurna, terutama ketika mengetahui pekerjaan yang telah dilakukan untuk memproduksinya.
