Baca Juga: Barbie dan Oppenheimer akan Tayang Pekan Ini, Presale Sudah Bisa Dibeli di Kendari
"Boneka Lilli menargetkan laki-laki kaya melalui pose-provokatif dan pakaian terbuka. Selain itu, Lilli mengucapkan dialog strip komik yang mengarah ke isyarat seksual," tulis Gerber dalam Barbie and Ruth.
Para laki-laki membeli boneka Lilli sebagai hadiah jenaka dalam pesta bujang, meletakkannya di dashboard mobil mereka, menggantungkannya di kaca spion belakang, atau memberikannya kepada pacar sebagai kenang-kenangan menggoda.
Setelah melihat boneka tersebut, Handler dan Mattel akhirnya merilis 'Lilli' versi mereka, yakni Barbie. Barbie mulai diluncurkan pada 1959 dan dilaporkan terjual sekitar 350 ribu unit dalam setahun pertamanya. (C)
Penulis: Adinda Septia Putri
